Gejala Kanker Paru Yang Harus Diwaspadai


Waspadai 5 Gejala Kanker Paru Berikut Ini!

Gejala Kanker Paru Yang Harus Diwaspadai Gejala Kanker Paru Yang Harus DiwaspadaiPertumbuhannya memanglah lambat, tetapi kanker paru menyerang tak peduli apa kamu lelaki atau perempuan, pejabat atau rakyat kecil. Kalau tak berhenti merokok, kamu bakal menderita karenanya.

Menurut spesialis paru dari Rumah Sakit Persobatan Jakarta, Dr Elisna Syahruddin, PhD, Sp.P, pada tahap awal, kanker paru agak susah dideteksi karena tanpa gejala yang berarti. Kanker parubaru bisa ketahuan jikalau keadaan sudah begitu berat. “Kebanyakan penderita baru tiba ke dokter sesudah merasakan batuk darah,” ujar Elisna.

Selain itu, gejala-gejala kanker paru bisa bervariasi, terkait di mana dan seberapa jauh tumor ganas ini menyebar di organ paru. Beberapa gejala umum yang biasa ditemui pada penderita kanker paru selain batuk darah antara lain sesak nafas, radang paru atau bronchitis berulang, kelelahan, hilangnya selera makan atau turunnya berat badan, suara serak, dan pembengkakan di wajah atau leher.

Berikut ialah sejumlah gejala yang mesti ditelitii dari kanker yang mematikan ini:
1. Tanpa gejala. Sekitar 25 persen penderita kanker paru akan mengetahuinya saat mereka melaksanakan rontgen secara rutin atau CT scan dan ditemukan lesi (kerusakan jaringan) yang disebut lesi koin. Pada pasien ini biasanya tak ditemui gejala yang cukup berarti.

2. Gejala yang terkait dengan kanker. Pertumbuhan kanker dan invasinya pada jaringan paru serta jaringan sekitarnya bisa jadi memengaruhi pernafasan dan memunculkan gejala awal, antara lain batuk, nafas pendek, mengi, nyeri dada, dan batuk darah (hemoptysis).

Dan jikalau kanker sudah menyerang saraf, misalnyanya, bisa mengakibatkan rasa nyeri di bahu yang selanjutnya menyebar ke bawah ke bagian luar lengan (disebut sindroma Pancoast) atau kelumpuhan pada vokal suara yang memunculkan suara parau. Serangan pada esophagus juga mengakibatkan timbulnyadysphagia. Jika aliran udara terhambat, paru-paru selanjutnya akan gampang merasakan infeksi (pneumonia).

3. Gejala terkait dengan metastasis. Kanker paru juga bisa menyebar ke tulang dan memproduksi rasa nyeri yang menyiksa. Kanker yang sudah menyebar ke otak bahkan bisa mengakibatkan sejumlah gejala neurologis, semisalnya  penglihatan kabur, sakit kepala, gejala stroke seperti kelelahan, hilangnya sensasi di bagian tubuh tertentu saja.

4. Gejala “paraneoplastic”. Kanker paru seringkalikali diikuti dengan gejala  yang disebut sindromaparaneoplastic, hasil produksi hormon sel tumor. Sindroma paraneoplastic kebanyakan berlangsung pada kanker paru jenis karsinoma sel kecil, tetapi juga bisa terlihat pada jenis yang lain.

Sindroma paraneoplastic yang terkait dengan jenis kanker paru karsinoma sel kecil ini ialah akibat produksi hormon yang disebut hormon adrenocorticotrophic (ACTH) oleh sel kanker, sebagai awal dari berlebihnya pengeluaran atau sekresi yang berlangsung pada hormon kortisol di kelenjar adrenal.

Sementara itu, sindroma paraneoplastic yang seringkali terlihat pada kanker paru jenis karsinoma bukan sel kecil biasanya berasal dari substansi yang mirip dengan hormon parathyroid yang menghasilkan naiknya tingkat kalsium dalam aliran darah.

5. Gejala tak spesifik.
 Tampak pada setiap jenis kanker, termasuk kanker paru, misalnyanya kehilangan berat badan, lemah, dan kelelahan. Gejala psikis seperti depresi dan perubahan mud juga kerap berlangsung.

Sumber:  Kompas.com, 3 Mei 2012

0 Response to "Gejala Kanker Paru Yang Harus Diwaspadai"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel