10 Penyakit Berbahaya

Hati – Hati! 10 Penyakit Berbahaya Berikut Ditularkan Antar Spesies

Bakteri dan virus ialah makhluk yang sangatlah gampang berkembang biak dan penyakit yang diakibatkannya sangatlah gampang menular. Saat ini sejumlah penyakit menular dan mematikan telah berpindah dari hewan ke manusia dan dari manusia ke hewan. Apa saja penyakit yang mematikan itu?

Infeksi silang-spesies dapat berasal dari peternakan atau market, di mana keadaan menghasilkan pencampuran patogen. Yang memberi patogen peluang untuk bertukar gen dan peralatan sampai dengan membunuh inang yang sebelumnya asing.

Penularan juga dapat berlangsung dari aktivitas yang terlihatnya sepele dan tak berbahaya, seperti memabaikan monyet naik di atas kepala kamu, yang banyak berlangsung di jalanan di Bali.

Mikroba dari dua varietas bahkan dapat berkumpul di usus kamu, membikin sejumlah virus berevolusi dan ‘menari’ untuk merubah kamu menjadi inang yang menular dan mematikan.

Penyakit menular dari hewan kepada manusia disebut zoonosis. Ada lebih dari tiga lusin penyakit, baik yang ditularkan melalui sentuhan maupun dari hasil gigitan.

Seperti dilansir dari LiveScience, Sabtu (15/5/2010), berikut 10 penyakit mematikan yang menular dari silang-spesies:

1. Pandemik influenza. Wabah flu mematikan seperti flu Spanyol, flu babi atau flu burung telah menyerang di sejumlah negara. Potensi pandemi ini sangatlah gampang menular melalui kontak langsung, sehingga bisa sangatlah berbahaya.

Antara tahun 1918 dan 1919, flu Spanyol telah membunuh 20 hingga 40 juta orang. Ini betul-betul bencana global. Flu mematikan ini menyerang orang usia 20 sampai 40 tahun, dan menginfeksi 28 persen penduduk Amerika.

Dan akhir-akhir ini juga sedang marak flu babi dan flu burung yang telah menjadi wabah di sejumlah negara. Kini, pemerintah lebih siap, secara ilmiah dan logistik untuk mengelola wabah. Namun, tak ada vaksin untuk melawan flu babi.

2. Pes. Penyakit pes yang lebih dikenal dengan ‘Black Death’, ialah penyakit menular yang diakibatkan oleh bakteri Yersinia pesti, paling seringkali dibawa oleh hewan pengerat dan kutu. Pada abad pertengahan, jutaan orang di semua Eropa meninggal karena wabah yang diakibatkan oleh kutu tikus yang banyak terkandung di rumah-rumah dan perkantoran.

3. Penyakit karena gigitan. Berbagai penyakit zoonosis diperkirakan meningkat diakibatkan oleh gigitan hewan yang membunuh ratusan ribu orang setiap tahun. Nyamuk ialah pemicu utama, seperti demam berdarah dan malaria.

Selain itu juga ada wabah penyakit yang diakibatkan oleh gigitan serangga, rabies karena gigitan anjing dan hewan liar lainnya.

4. HIV/AIDS. HIV, virus pemicu AIDS, berasal dari simpanse dan primata lainnya dan diperkirakan manusia pertama kali terjangkit setaknya satu abad lalu.Virus ini merusak sistem kekebalan tubuh, membuka pintu ke inang dari infeksi mematikan atau kanker.

5. Parasit otak yang ditularkan kucing pada manusia. Parasit aneh Toxoplasma gondii menginfeksi otak lebih dari setengah populasi manusia, termasuk sekitar 50 juta orang Amerika. Diperkirakan menambah resiko neurotisisme dan dapat mengakibatkan skizofrenia. Penyebab utamanya ialah kucing rumah, yang ialah mikroba reproduksi secara seksual. Biasanya ini berasal dari kotoran kucing.

6. Manusia memberi kucing bakteri pemicu borok lambung. Kucing telah ditularkan bakteri pemicu tukak lambung, Helicobacter pylori, dari nenek moyang manusia semenjak ribuan tahun yang lalu. Dan menurut para ilmuwan, kini penyakit ini menyebar ke hewan lain seperti singa, zebra, dan harimau.

7. Ebola. Ebola ialah ancaman luas untuk gorila dan simpanse di Afrika Tengah, dan mungkin sudah menyebar ke manusia dari orang-orang yang makan binatang yang terjangkit.

Sekarang menular dari manusia ke manusia, melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh dari orang yang terjangkit, dan telah membunuh sejumlah ratus orang di setiap sejumlah wabah pada pertengahan 1970-an.

8. Polio, Frambusia, Antraks. Fabian Leendertz, seorang epidemiologi satwa liar di Robert Koch-Institut dan Institut Max Planck untuk Antropologi Evolusi di Jerman, mengatakankan bahwasanya simpanse di Taman Nasional Gombe Streaming di Tanzania ditularkan polio dari manusia.

Menurut Leendertz, ada juga kerisauan bahwasanya gorila tertular frambusia, penyakit yang terkait dengan sifilis, tetapi bukan penyakit menular seksual, dari manusia.

Gorila dan simpanse di Afrika Barat telah terbunuh oleh wabah antraks, yang mungkin berasal dari ternak yang digiring oleh manusia, walaupunpun menurut Leendertz peristiwa ini mungkin diakibatkan oleh antraks yang ada secara alami di hutan.

9. Virus manusia membunuh simpanse. Ekowisata merangsang wabah penyakit pernafasan antara simpanse Afrika. Human Respiratory Syncytial Virus (HRSV) dan Human Metapneumovirus (HMPV) membunuh bayi manusia di negara-negara berkembang.

Hampir semua manusia punya kontak dengan kuman, walaupunpun telah dikembangkan antibodi alami yang dirancang untuk melawan kuman. Tapi dalam bukti pertama kali yang telah dikonfirmasikan perihal penularanvirus langsung dari manusia ke kera liar, virus ini membunuh semua populasi simpanse di sejumlah bagian Afrika Barat pada tahun 1999 dan 2006.

10. Gorila memberi manusia kutu kemaluan ‘kepiting’. Manusia mendapat kutu kemaluan dari gorila sekitar 3 juta tahun yang lalu. Penyakit ini menular tak melalui hubungan seksual dengan gorila, melainkan dengan bermalam atau makan di sarang gorila. Para ilmuwan pada tahun 2007 menamai penyakit ‘kepiting’.

Merry Wahyuningsih - detikHealth

Linked Posts:
Flu Burung | Flu Babi | HIV bisa hilang dengan Nutrisi | Penyakit Malaria | DBD

0 Response to "10 Penyakit Berbahaya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel