Meriang Tak Hilang Mungkin Tifus

Meriang Tak Hilang Mungkin Tifus

 Masuk ke tubuh manusia lewat makanan dan minuman yang dicemarinya  Meriang Tak Hilang Mungkin Tifus

Tifus (typhoid abdominal) atau dilafal tipes, endemik di Indonesia. Artinya, selalu tiba setiap musim. Penyebabnya Salmonella typhi.

Kuman ini ada di mana-mana. Masuk ke tubuh manusia lewat makanan dan minuman yang dicemarinya (fecal-orate. Bisa jadi lewat tangan yang kotor atau pembawa penyakit yang kelihatan sehat (healthy carrier).

Betul enteng dan jarang sampai mematikan, tetapi ongkos yang mesti dikeluarkan jikalaulau telanjur sakit, sebetulnya ialah pemborosan karena tifus bisa dicegah.

Angie, 21 tahun sudah seminggu meriang. Kadang merasa mual dan perutnya tak enak. Bersamaan dengan itu kepalanya terasa nyeri. Sudah hampir seminggu campakkan air besarnya tersendat. la mengira masuk angin biasa.
Dokter keluarga minta ia periksa darah. Hasilnya, ada tifus dan paratifus. Tergolong bukan yang berat karena yang meninggi titer H, bukan titer 0. Dokter memastikan itu pemicu meriang Angie yang tak putus-putus.

Demam Tifus
Dokter di Indonesia bisa kecolongan jikalaulau lalai mengamati gejala
demam pasiennya. Cemas lupa mendiagnosis, tak jarang dokter cenderung overdiagnosis. Artinya, bukan kasus tifus didiagnosis tifus, saking takutnya kecolongan.

Bahwa memanglah benar semestinya demam lebih dari seminggu mesti dicurigai tifus. Awal tifus memanglah cuma demam. Lebih mesti curiga bila selain demam lama, juga diikuti keluhan seperti yang Angie alami, yakni nyeri kepala, tak enak di perut, dan campakkan air tiddk teratur. Satu yang khas pada tifus, demam muncul sore dan malam hari saja.

Demam tifus biasanya membandel. Bisa turun denqan obat, namun lekas bangkit lagi. Gambaran demam yang muncul sore dan malam hari itulah, terlebih bila diikuti keluhan spesifik seperti yang Angie alami, berkemungkinan tifus tak boleh diabaikan.

Kecurigaan tifus makin bertambah bila terlihat bibir kering, dan lidah kelihatan seperti bersalut susu, putih dengan pinggir merah merona. Dokter yang sudah lama praktik, gampang menangkap kasus tifus cuma dengan mengamati penampakan wajah pasien.

Dugaan dokter semakin kuat mengarah ke diagnosis tifus bila sesudah melaksanakan pemeriksaan fisik, dokter meraba hati dan limpa yang membengkak (hepatosplenomegali). Tentu untuk kepastiian bahwasanya diagnosis tifus itu betul, perlu pemeriksaan Widal, selain membiak kumannya dari darah.

Namun, pemeriksaan biakan perlu waktu lama. Untuk praktisnya, dari pemeriksaan fisik, dan adanya kenaiknya titer 0 dan atau H dalam darah, baik tifus maupun paratifus, demi pengiritan waktu serta biaya, dokter langsung membikin resep untuuk tifus.

Food handler
Tifus gampang menular. Selain di antara serumah bila ada satu yang terjangkit, seringkali berlangsung dari warung nasi, restoran, atau penjaja makanan dan minuman kaki lima. Kasus klaster tifus pada sekelompok orang yang jajan di tempat yang sama, terjangkit pada waktu yang sama, berkemungkinan sumbernya di penjaja makanan atau minuman.

Seorang pembawa kuman yang terlihat sehat (healthy carrier), dadalah sumber penular tifus paling berbahaya. Orang tak menduga jikalaulau orang sehat membawa kuman tifus.

Bila pembawa kuman yang kelihatan sehat ini kurang higienis, khususnya tak membasuh tangan dengan benar sebelum meramu atau menyajikalaun makanan dan minuman dagangan, ia ialah sumber penular potensial bagi orang di sekitarnya. Apalagi jikalaulau ia banyak mempergunakan tangannya dalam meramu dan menyajikalaun makanan dan minumannya.

Karena itu, untuk amannya, pilih jajanan panas yang sudah di masak seperti soto atau sup, dan bukan karedok, gadogado, ketoprak, rujak, dan menu siap saji.

Kuman tifus pada tubuh pembawa kuman terletak dalam tinjanya. Bila habis ke belakang tak membasuh tangan dengan benar, kuman tersangkut di jemari tangan. Kuman di jemari tangan selanjutnya berpindah ke makanan dan minuman yang dipegangnya (fecal-oraq).

Komplikasi usus bolong
Tifus jarang mematikan, kecuali bila terlambat ditangani. Komplikasi paling ditakuti bila usus sampai bolong, dan isinya tumpah ke rongga perut. Ini termasuk kedaruratan perut (acute abdomen), dan jiwa bisa -melayang bila terlambat ditangani.

Kalau komplikasi usus bolong berlangsung ditandai dengan mendadak suhu menurun, sedang nadi mendadak meningkat. Persilangan suhu dengan nadi demikian tanda pasien melawan situasi kritis. Syok bisa berlangsung karena serangan kedaruratan perut ini.

Demi mengantisipasi komplikasi, antibiotika untuk menumpas kuman perlu segera diberikan. Lebih dini, lebih kecil berkemungkinan komplikasi.

Tak jarang kuman tersasar ke kandung empedu. Bila ini berlangsung, penyembuhan lebih sukar. Bisa juga kuman menetap lama di kandung empedu, dengan segala konsekuensinya. Pasien tifus mendadak seperti terserang sakit kuning, berkemungkinan sudah berkomplikasi ke kandung empedu. .

Masalah tifus sekarang, makin banyak kuman yang kebal obat. Diperlukan antibiotika generasi lebih baru untuk menumpasnya. Bila demam tak kunjung turun sesudah sejumlah hari minum obat, perlu dipertimbangkanlah untuk mengganti obat. Mungkin obat sudah resisten terhadap kuman.(Dr.Handrawan Nadesul)

Sumber: Kompas.com — Senin, 1 Maret 2010

Linked Posts : Penyakit Demam Typhoid | Sakit Tifus 3 Hari | Propolis | Apa Itu Propolis ? | Propolis Bagi Kesehatan | Manfaat Dan Penggunaan Propolis | Melia Propolis

0 Response to "Meriang Tak Hilang Mungkin Tifus"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel