Herpes Simpleks

 dan diperkirakan ada satu juta infeksi baru setiap tahun Herpes SimpleksApa Herpes Simpleks Itu?

HSV ialah penyakit yang sangatlah umum. Di AS, kurang lebih 20% orang di atas usia 12 tahun terjangkit HSV, dan diperkirakan ada satu juta infeksi baru setiap tahun. Prevalensi dan kejadian di Indonesia belum diketahui. Angka prevalensi infeksi HSV sudah meningkat secara bermakna selama dasawarsa terakhir. Sekitar 80% orang dengan HIV juga terjangkit herpes gelapin.

Herpes simpleks berkenaan dengan sekelompok virus yang menulari manusia. Serupa dengan herpes zoster (lihat Lembaran Informasi (LI) 514), herpes simpleks mengakibatkan luka-luka yang sangatlah sakit pada kulit. Gejala pertama kali biasanya gatal-gatal dan kesemutan/feeling geli, diikuti dengan benjolan yang membuka dan menjadi sangatlah sakit. Infeksi ini dapat menjadi dorman (tak aktif) selama sejumlah waktu, selanjutnya mendadak menjadi aktif kembali tanpa alasan jelas.

Virus herpes simpleks tipe 1 (HSV-1) ialah pemicu umum untuk luka-luka demam (cold sore) di sekeliling mulut. HSV-2 biasanya mengakibatkan herpes gelapin. Namun HSV-1 dapat mengakibatkan infeksi pada gelapin dan HSV-2 dapat menginfeksikan daerah mulut melalui hubungan seks.  dan diperkirakan ada satu juta infeksi baru setiap tahun Herpes Simpleks

Infeksi HSV-2 lebih umum pada perempuan. Di AS, kurang lebih satu dari empat perempuan dan satu dari lima laki-laki terjangkit HSV-2. HSV gelapin berpotensi mengakibatkan kematian pada bayi yang terjangkit. Bila seorang perempuan mempunyai herpes gelapin aktif waktu melahirkan, akan lebih baik melahirkan dengan bedah sesar.

HSV paling mungkin kambuh pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Ini termasuk orang dengan HIV, dan siapa pun berusia di atas 50 tahun. Beberapa ilmuwan juga berpendapat bahwasanya penyakit lebih mungkin kambuh pada orang yang sangatlah lelah atau merasakan banyak stres.

HSV dan HIV

HSV tak termasuk infeksi yang mendefinisikan AIDS. Namun orang yang terjangkit dengan HIV dan HSV bersama biasanya merasakan jangkitan herpes kambuh lebih seringkali. Jangkitan ini dapat lebih parah dan bertahan lebih lama dibanding dengan orang HIV-negatif.

Luka akibat herpes menyediakan jalur yang difaedahkan HIV untuk merasakan pertahanan kekebalan tubuh, sehingga menjadi lebih gampang terjangkit HIV. Sebuah riset baru mendapatkat bahwasanya orang dengan HSV mempunyai resiko terjangkit HIV tiga kali lebih tinggi diperbandingkan orang tanpa HSV. Sebuah riset lain mendapatkat bahwasanya menyembuhkan HSV dapat mengakibatkan penurunan yang bermakna pada viral load HIV.

Orang dengan HIV dan HSV bersama juga akan lebih baik sangatlah berhati-hati waktu ada jangkitan HSV. Pada waktu itu, viral load HIV-nya (lihat LI 125) biasanya lebih tinggi, dan hal ini dapat menambah berkemungkinan HIV ditularkan pada orang lain.

Bagaimana HSV Menular?

Infeksi HSV ditularkan dari orang ke orang melalui hubungan langsung dengan daerah tubuh yang terjangkit. Penularan dapat berlangsung walaupun tak ada luka HSV yang terbuka.

Lagi pula, sebahagian besar orang dengan HSV tak mengetahui dirinya terjangkit dan tak sadar dapat menyebarkannya. Justru, di AS cuma 9% orang dengan HSV-2 mengetahui dirinya terjangkit.

Bagaimana Herpes Diobati?

Perawatan setempat untuk herpes zoster akan lebih baik termasuk memcuci lukanya dengan air garam dan menjaganya tetap kering. Gentian violet dapat diusapkan pada luka.

Pengobatan baku untuk HSV ialah asiklovir dalam bentuk pil sampai lima kali sehari. Ada versi asiklovir lain dengan nama valasiklovir. Valasiklovir dapat diminum dua kali sehari, tetapi harganya jauh lebih mahal diperbandingkan asiklovir. Famsiklovir ialah obat lain yang dipergunakan untuk menyembuhkan HSV. Obat baru sedang di tes. Uji coba tahap II terhadap ME609 dari Medivir untuk herpes mulut hampir selesai. PCL016 dari Novactyl untuk herpes oral dan gelapin sedang dalam tes tahap II.

Obat ini tak menyembuhkan infeksi HSV. Namun obat ini dapat mengurangi lama dan beratnya jangkitan yang berlangsung. Dokter mungkin meresepkan terapi “rumatan” – terapi antiherpes harian – untuk orang dengan HIV yang merasakan HSV kambuhan. Terapi ini dapat mengantisipasi sebahagian besar jangkitan kambuh.

Penyakit herpes dapat mengakibatkan rasa nyeri (sakit) yang amat sangatlah. Rasa sakit ini mesti ditangani dengan baik, dengan mempergunakan analgesik yang cukup untuk menawarkannya.

Apakah Herpes Dapat Dicegah?

Penyebaran HSV susah dicegah. Hal ini sebahagian karena banyak orang dengan HSV tak tahu dirinya terjangkit dan dapat menularkannya. Orang yang tahu dirinya terjangkit HSV pun mungkin tak mengetahui mereka dapat menularkan infeksi walaupun mereka tak mempunyai luka herpes yang terbuka.

Angka penularan HSV dapat dikurangi dengan pemakaian kondom. Namun kondom tak dapat mengantisipasi semua penularan. Infeksi HSV dapat menulari dan ditulari dari daerah gelapin yang agak luas – lebih luas daripada yang ditutup oleh celana dalam – dan juga di daerah mulut. Bila orang dengan herpes minum asiklovir setiap hari, mereka dapat mengurangi resiko menulari herpes pada orang lain.

Para peneliti sekarang mencari vaksin untuk mengantisipasi HSV. Satu calon vaksin menujukkan hasil yang baik terhadap HSV-2 pada perempuan, tetapi tak pada laki-laki. Belum ada vaksin yang disetujui untuk mengantisipasi infeksi HSV, tetapi riset terhadap vaksin untuk HSV berlanjut terus.

Garis Dasar

Herpes simpleks ialah infeksi virus yang dapat mengakibatkan herpes gelapin atau “luka demam” di sekitar mulut. Sebagian besar orang yang terjangkit HSV tak mengetahui dirinya terjangkit. HSV gampang menular dari orang ke orang waktu hubungan seks atau hubungan langsung yang lain dengan daerah infeksi HSV. Herpes dapat menular walaupun luka terbuka tak terlihat.

Orang dengan herpes dapat sekali-kali merasakan jangkitan kulit melepuh yang sakit. Setelah setiap jangkitan selesai, infeksi sementara menjadi laten atau tak aktif. Orang dengan HIV merasakan jangkitan HSV yang lebih seringkali dan lebih parah.

Sumber: dari Yayasan Spiritia

Linked Sites: PROPOLIS | Obat Propolis

0 Response to "Herpes Simpleks"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel