Klasifikasi Ilmiah Dan Kandungan Kimia Kelor

tentunya tidak abnormal dengan tumbuhan obat berwarna hijau dengan aroma yang khas yaitu kelor Klasifikasi Ilmiah Dan Kandungan Kimia Kelor
Klasifikasi dan kandungan kelor :: bagi masyarakat Indonesia ,tentunya tidak abnormal dengan tumbuhan obat berwarna hijau dengan aroma yang khas yaitu kelor.

Merunggai atau yang lebih kita kenal dengan nama kelor ialah salah satu jenis tumbuhan suku Moringaceae dengan nama ilmiah Moringa oleifera yang dapat tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi hingga ketinggian 1000 m dpl.Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di wilayah beriklim tropis mirip Indonesia. Tumbuh.

Perbanyakan dapat secara generatif (biji) maupun vegetatif (stek batang). Tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi hingga di ketinggian 1000 m dpl, banyak ditanam sebagai tapal batas atau pagar di halaman rumah atau ladang.

Klasifikasi ilmiah Tanaman kelor

Klasifikasi ilmiah dari Tanaman yang dapat berkembang biak secara vegetatif dan generatif ini yaitu :
  • Kerajaan : Plantae
  • Ordo : Brassicales
  • Famili : Moringaceae
  • Genus : Moringa
  • Spesies : M. oleifera
  • Nama binomial : Moringa oleifera

Nama lain dari kelor :
Vietnam : Chum ngay, Melayu : kalor, merunggai, sajina, Inggris : ben-oil-tree, Moringa, clarifier tree, drumstick tree, Thailand : ma-rum, Philipina : Malunggay. Timor-timur : Hau fo

Penamaan untuk beberapa wilayah di Indonesia :
Jawa, sunda, bali, lampung : Kelor, Buru : Kerol, Madura : Marongghi, Flores : Moltong, Gorontalo : Kelo, Bugis : Keloro, Sumba : Kawano, Bima : Ongge.

Ciri-ciri umum tumbuhan kelor :

  1. Tinggi pohon yang sudah renta antara 7- 11 meter.
  2. Akar tunggang dengan warna putih, tumbuh membesar ibarat lobak.
  3. Akar tunggang, berwarna putih, membesar mirip lobak.
  4. Batang berkayu, tumbuh tegak bercabang, berwarna putih kotor, kulit batang tipis dengan permukaan kasar
  5. Daun berbentuk bundar telur, ukuran kecil, tersusu secara beragam dalam satu tangkai.
  6. Bunga berwarna putih kekuning-kuningan, tudung pelepah bunga berwarna hijau
  7. Buah berbentuk segitiga memanjang ( buah kelur disebut kelentang), ukuran buah 20-60 cm. wana buah muda hijau dan coklat dikala sudah tua.

Kandungan kimia tumbuhan kelor

Kelor terutama bab daunnya, banyak mengandung zat dan senyawa penting dan bermanfaat bagi badan ( baca artikel selanjutnya perihal manfaat daun kelor untuk tubuh ), diantaranya : antioksidan, vitamin (Vitamin A, B, B1, B2, B3, B5, B6, B12, C, D, E, K, folat (asam folat), Biotin ), Mineral ( Kalsium, Kromium, Tembaga, Fluorin, Besi, Mangan, Magnesium, Molybdenum, Fosfor, Kalium, Sodium, Selenium, Sulphur, Zinc ), Asam Amino Esensial ( Isoleusin, Leusin, Lisin, Metionin, Fenilalanin, Treonin, Triptofan, Valin ), Asam Amino Non-Esensial (Alanin, Arginine, asam aspartat, sistin, Glutamin, Glycine, Histidine, Proline, Serine, Tyrosine), dan masih banyak zat serta senyawa pentingnya dalam tumbuhan kelor yang belum disebutkan dalam artikel ini yang tentunya mempunyai manfaat begitu besar bagi badan anda.

Sumber :
- http://id.wikipedia.org/wiki/Kelor
- https://id-id.facebook.com/notes/raden-bagoes/kahsiat-dan-kandungan-nutrisi-kelor-marongghi/10151679926219416

0 Response to "Klasifikasi Ilmiah Dan Kandungan Kimia Kelor"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel