Tanda-tanda Dan Gejala Gangguan Pengelihatan Pada Balita

tanda Dan Gejala Gangguan Pengelihatan Pada Balita Tanda-tanda Dan Gejala Gangguan Pengelihatan Pada Balita
Kenali Tanda Gangguan Pada Mata
Artikel Informasi (KIA) Tanda-tanda Dan Gejala Gangguan Pengelihatan Pada Balita - Gejala masalah penglihatan pada seseorang dapat berlangsung semenjak dirinya balita. Oleh karena itu, kamu perlu mengenali tanda-tanda masalah penglihatan pada mata balita kamu sebelum terlambat dan semakin parah.

Balita kamu tak mungkin menjalani pemeriksaan keadaan mata dengan membaca grafik huruf, sehingga kamu perlu melaksanakan evaluasi pokok pada keadaan mata anak kamu. Hal ini perlu kamu laksanakan, terutama sekali jikalau kamu mempunyai riwayat keluarga yang mempunyai masalah mata.

Seperti dilansir whattoexpect, Senin (30/7/2012), waspadai tanda-tanda masalah penglihatan yang mungkin berlangsung pada balita kamu, sebagai berikut:

1. Mata tak serempak dalam bergerak
2. Sakit kepala, tanda-tandanya mungkin seperti balita kamu seringkali memegang kepala, mengerutkan dahi, dan tak menyukai cahaya terang atau suara keras
3. Pusing atau kehilangan keseimbangan
4. Mual, hilangnya nafsu makan, muntah dan sakit perut
5. Menyipitkan mata atau memiringkan kepalanya ke satu sisi saat ia menatap sesuatu
6. Sering menggosok mata, atau seringkali menangis tanpa alasan yang jelas
7. Duduk terlalu dekat ke TV saat menonton acara kesukaannya

Jika balita kamu mempunyai salah satu dari gejala-gejala tersebut, mungkin balita merasakan sejumlah masalah penglihatan berikut:

1. Kesalahan bias

Kesalahan bias berlangsung jikalau anak kamu mempunyai bentuk kornea yang tak teratur dan mendistorsi apa yang dilihatnya. Kesalahan bias yang umum ialah rabun jauh, rabun dekat dan astigmatisma.

Rabun jauh ialah keadaan mata yang cuma dapat melihat benda-benda dalam jarak dekat dan tak jelas saat mesti melihat benda yang jauh. Sebaliknya, rabun dekat cuma sanggup melihat benda dengan jelas jikalau posisinya jauh dan kabur jikalau melihat benda dalam jarak dekat dengan mata.

Sedangkan astigmatisma ialah ketaksanggupan kornea untuk fokus yang mengakibatkan pandangan kabur. Tekhnik menolong balita yang menderita keadaan ini ialah dengan mempergunakan kacamata.

2. Strabismus atau mata silang

Strabismus ialah keadaan mata yang tak sejajar atau dalam arah yang sama sehingga tak dapat bergerak serempak. Ini biasanya diakibatkan oleh otot-otot mata yang lemah di satu mata.

Semakin awal kamu mengetahui gejala strabismus, semakin kecil berkemungkinan hal itu akan mengakibatkan masalah mata lebih lanjut. Pengobatan biasanya sejumlah anak mempergunakan penutup mata pada mata yang lebih kuat selama sejumlah jam sehari untuk melatih mata yang lemah untuk bekerja lebih baik.

kamu juga bisa meneteskan obat tetes mata ke mata balita kamu untuk mengaburkan mata yang kuat dan memaksa mata yang lemah untuk bekerja lebih keras. Dokter mungkin meresepkan kacamata khusus yang dirancang untuk menolong menyelaraskan mata dengan benar.

Dokter juga mungkin merekomendasikan tes mata untuk memperkuat otot mata yang lemah. Jika perawatan ini tak bekerja, salah satunya jalan ialah melaksanakan operasi.

3. Amblyopia atau mata malas

Amblyopia seringkali berlangsung saat seorang anak merasakan strabismus yang tak diobati. Otak menyesuaikan dengan gambar yang ditangkap oleh mata strabismus, akibatnya otak tak belajar untuk melihat dengan baik dengan mata lemah.

Pengobatan untuk amblyopia mirip dengan terapi strabismus. Pilihan melingkupi tetes mata, penutup mata, kacamata khusus, atau operasi. - Tanda-tanda Dan Gejala Gangguan Pengelihatan Pada Balita.

0 Response to "Tanda-tanda Dan Gejala Gangguan Pengelihatan Pada Balita"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel