Gemuk, Turunkan Berat Badan Secara Bertahap

 Artikel Informasi  Gemuk Gemuk, Turunkan Berat Badan Secara Bertahap
Berat Badan
Artikel Informasi Gemuk, Turunkan Berat Badan Secara Bertahap - Orang dengan kelebihan berat badan akan mempergunakan segala cara untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal. Tapi dokter gizi menyatakan bahwasanya orang gemuk mesti realistis menyangkut berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencapai hasil tersebut.

"Orang gemuk mesti realistis, karena butuh waktu untuk mencapai hasil yang dihendaki, ketahui berapa lama waktu yang diperlukan," ujar dr Samoel Oetoro, MS, SpGK dalam acara konferensi pers Seminar dan Kursus Obesitas Ketujuh di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (4/5/2012).

dr Samoel menuturkan karena jikalau orang sedang diet dan hasil yang didapat berat badannya turun tak banyak atau tak mencapai target, itu bisa bikin semangatnya kurang, padahal yang penting dalam menurunkan berat badan ialah menjaga motivasi dan semangat.

Untuk menurunkan berat badan ada cara lurus dan cara sesat yang dipergunakan. Tekhnik lurus yang dimaksud di sini ialah menurunkan berat badan secara sehat sehingga tak memunculkan efek samping yang berbahaya.

Tapi kitangnya banyak pula orang yang mempergunakan cara-cara sesat untuk menurunkan berat badannya seperti mengkonsumsi diuretik sehingga seringkali campakkan air kecil, minum obat yang bikin campakkan air besar terus, bahkan ada yang seperti melakban mulut karena tak makan apa-apa.

"Ada yang dalam sehari cuma boleh minum air kelapa 5 kali atau makan apel 7 buah sehari, itu bahaya yang ada nanti pasiennya dirawat di rumah sakit. Tekhnik yang benar ialah berpedoman individual pasien, karena itu penanggulangan setiap pasien spesifik atau tidaklah sama-beda," ungkapnya.

dr Samoel menyayangkan obat-obatan di marketan atau klinik sesat yang banyak mempergunakan obat bukan untuk pelangsingan, karena obat ini bikin orang pengen pipis terus dan bahkan ada yang ditambahkan kafein dosis tinggi serta amfetamin yang membikin orang tak lelah walaupun ia tak makan.

"Yang benar ialah obat fat blocker sehingga lemak yang masuk diblock sekitar 30 persen. Tapi yang paling utama ialah merubah pola hidup jadi semangat dan motivasinya tetap terjaga," ujar dr Samoel dari Departemen Ilmu Gizi FKUI.

Saat ini jumlah orang dengan kelebihan berat badan dan obesitas tengah meningkat. Berdasarkan data dari Riskesdas 2010 diketahui orang dewasa berusia lebih dari 18 tahun yang kelebihan berat badan sekitar 21,7 persen, hal ini meningkat dibanding hasil Riskesdas 2007 yang terletak sekitar 19,1 persen.

"Jika 21,7 persen berarti ada sekitar 40 juta orang yang kelebihan berat badan, karenanya pasien akan lebih baik dilatih supaya mempunyai berat badan ideal dengan cara yang sehat. Orang obesitas mempunya problem spesifik karena itu kasih taunya juga mesti secara individual," ujar Dr Inge Permadhi, MS, SpGK - Gemuk, Turunkan Berat Badan Secara Bertahap.

0 Response to "Gemuk, Turunkan Berat Badan Secara Bertahap"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel