Kanker lambung, Gejala, Penyebab dan Pencegahan Dini



Kanker lambung, Gejala, Penyebab dan Pencegahan Dini <<>> Pernah tak kawan-kawan mendengar perihal kanker lambung ? Lambung ialah alat pencernaan berotot yang berbentuk seperti kantong. Bagian dalam dinding lambung berlipat-lipat. Bagian ini berguna untuk mengaduk makanan yang berasal dari kerongkongan. Dinding lambung juga menghasilkan asam klorida. Asam klorida atau asam lambung berguna untuk membunuh kuman-kuman yang masuk bersama makanan. Selain itu, di dalam lambung terkandung enzim pepsin dan renin. Enzim renin berfungsi mengendapkan protein susu menjadi kasein. Enzim pepsin berguna untuk merubah protein menjadi asam amino. Di dalam lambung ini berlangsung pencernaan secara mekanik dan kimiawi. Kanker lambung ialah tumor ganas yang berlangsung pada lambung.


 Penyebab dan Terjadinya

Penyebab kanker lambung sampai sekarang belum diketahui secara pastii, tetapi bukti bukti menunjukan bahwasanya lingkungan ,mungkin makanan,memegang peranan dalam hal ini.Dugaan belakangan ini menghubungkan kanker lambung dengan makan banyak makanan yang diawetkan dengan diasini,diasap atau diasamkan .Factor factor tertentu saja lainnya,seperti anemia megaloblastik, gastrektomi parsial, rupanya memperbesar resiko tertkena kanker ini.

Kanker lambung jarang muncul pada orang yang berusia di bawah 40 tahun dan lebih banyak menyerang pria daripada wanita. Bila dilihat secara geografis,ada perbedaan kentara antara angka statistic kasus kanker ini;di Jepang terkandung 80 sampai 90 orang dari tiap 100.000 penduduk yang terkena kanker lambung ,sedangkan di Amerika serikat cuma 10 orang dari 100.000 per tahun.

Gejala

  • Tumor umumnya tak memunculkan gejala hingga penyakit sudah menginjak stadium lanjut.
  • Bila muncul gejala, yang paling umum ialah penurunan berat badan, sakit perut, mual, muntah, penurunan nafsu makan, dan feeling penuh di perut.
  • Gejala yang kurang umum termasuk kesusahan menelan, tinja hitam, massa perut terlihat, dan cairan di dalam perut (disebut ascites).

Factor Risiko

  • Infeksi Helicobacter pylori:Iinfeksi kronis bakteri Helicobacter pylori (bakteri yang sama yang mengakibatkan ulkus peptikum atau tukak lambung) ialah factor resiko yang kuat terkena kanker lambung. Beberapa studi menunjukan bahwasanya bakteri ini mungkin bertanggung jawab untuk 90 persen kanker lambung.
  • Umur: Penyakit ini jarang berlangsung sebelum usia 40 tahun, tetapi insiden penyakit ini meningkat terus sesudahnya.
  • Genetika: Riwayat keluarga positif dan golongan darah A menyangkut dengan pusingkatan resiko. Tidak jelas apa ada gen tertentu saja yang menambah atau mengurangi resiko.
  • Jenis Kelamin: Pria mempunyai resiko dua kali lipat, diperbandingkan dengan wanita.
  • Diet: Asupan makanan tinggi dari makanan asin, asap, dan acar diketahui menambah resiko. Asupan tinggi buah dan sayuran menurunkan resiko.
  • Penggunaan alkohol dan rokok: Penggunaan alkohol dan rokok diperkirakan menambah resiko, tetapi belum ada bukti yang mepercayakan untuk peran mereka.
  • Penyakit lambung: Riwayat gastritis kronis, anemia pernisiosa, atau gastrektomi parsial menambah resiko.

Diagnosa

  • Riwayat menyeluruh dan pengecekan fisik ialah langkah pertama kali dari evaluasi terhadap kanker lambung.
  • Tes paling baik untuk diagnosis ialah endoskopi dengan biopsi. Setelah pemberian anestesi, kabel serat optik kecil pelahan-lahan diturunkan ke dalam tenggorokan menuju perut. Hal ini memungkinkan untuk visualisasi langsung dari dinding perut dan biopsi dari tumor yang dicurigai.
  • Tes yang umum dipergunakan, disebut upper GI series dengan menelan barium, melibatkan serangkaian sinar-X untuk mengevaluasi perut dan usus bagian atas. Sebelum tes, pasien mesti meminum sejumlah kecil agen kontras untuk menambah akurasi X-ray.
  • Dalam sejumlah kasus, CT scan atau pengujian lainnya mungkin diperlukan.

Terapi

  • Pembedahan untuk mengangkat tumor sangatlah penting untuk penyembuhan. Pada tahap awal penyakit ini, operasi mempunyai tingkat kesuksesan yang baik. Sayangnya, kebanyakan tumor didiagnosis sudah stadium lanjut dan tak dapat semuanya diangkat. Dalam sejumlah kasus, sebahagian perut akan diangkat (gastrektomi parsial). Di kasus lain, semua perut mesti diangkat (gastrektomi). Lainnya, organ terdekat juga mesti diangkat.
  • Kemoterapi atau radiasi dapat dipergunakan pada pasien dengan gejala berat, tetapi hal itu tak akan menyembuhkan penyakit.
Pencegahan Dini Untuk Kanker Lambung

Kanker menjadi penyakit yang jamak didengar saat ini. Salah satuynya kanker lambung atau gastric cancer yang menyerang orang pada usia 50-60 tahun dengan perbandingan antara pria dan wanita 3:1.

Kanker lambung diakibatkan oleh dua hal,karena factor keturunan dan pola hidup yang tak sehat seperti ,stress,serta mengkonsumsi mengkonsumsi makanan yang diawetkan dan tak sadar bahwasanya makanan tersebut dapat berjamur dalam jangka waktu yang lama.

Untuk orang yang riwayat keluarganya menderita penyakit lambung atau kanker lambung,disarankan untuk medical chek up secara rutin. Atrophic gastritis,polip di lambung dan penyakit kronis lambung menjadi hal yang patut diwaspadai karena itu ialah tanda awal perubahan kanker. Jadi yang sudah mengetahui pola hidupnya tak sehat , akan lebih baik mulai rutin mengkonsumsi makanan dengan gisi berimbang serta berusaha meminimalkan stress. Salah satu sifat penyakit ini ialah gampang menyebar dan kambuh kembali.Untuk itu,pencegahan dini dengan diagnosa sedini mungkin menjadi langkah yang pas untuk mengantisipasi penyebaran sel kanker.

Pada stadium awal,gejala kanker lambung ialah perut bagian atas tak sehat,sakit perut,tak ada selera makan,mual,muntah. Sementara gejala dari kanker lambung stadium akhir ialah berat badan menurun, anemia dan pendarahan.

Diagnosa untuk kanker lambung di antaranya dengan USG,CT-scan untuk melihat area penyebaran ke organ lain, pengecekan darah dengan tumor marker seperti CEA,FSA,dan GCA.
Adapula diagnosa lain seperti fiber endoscopy yang dibarengi dengan pengecekan biopsi, yang dapat mendiagnosa kanker lambung.

Dokter akan menimbang penyakit ini berpedoman posisi letak tumor.pathology jenis tumor,pembagi stadium, dan keadaan stamina pasien  untuk memutuskan rencana pengobatan. Metode pengobatan yang biasa dipergunakan untuk menolong menangani kanker lambung ialah dengan operasi dan kemoterapi. Operasi bisa diaplikasikan jikalau pasien bisa mempunyai daya tahan yang baik terhadap efek operasi,umumnya untuk penderita di stadium awal atau sedang.

Untuk menangani kanker lambung, yang mutlak dilaksanakan ialah pencegahan dan diagnosa dini,mempraktekkan metode pengobatan gabungan ilmiah,serta tak lupa usaha dari dokter dan pasien.

 

Semoga kita dalam hidup terhindar dari kanker lambung, amiin. Semoga postingan ini yang berjudul Kanker lambung, Gejala, Penyebab dan Pencegahan Dini berguna untuk kamu dalam hal menambah pengetahuan. Terima kasih telah mengunjungi blog ini.

0 Response to "Kanker lambung, Gejala, Penyebab dan Pencegahan Dini"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel