Penyakit Jantung

Jantung ialah satu rongga, rongga organ berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah oleh kontraksi berirama yang berulang. Istilah kardiak berarti menyangkut dengan jantung, dari kata Yunani cardia untuk jantung. Jantung ialah salah satu organ manusia yang berperan dalam sistem peredaran darah.

Jantung ialah organ berupa otot, berbentuk kerucut, berongga dan dengan basisnya di atas dan puncaknya di bawah. Apex-nya (puncak) miring ke sebelah kiri. Berat jantung kira-kira 300 gram. Agar jantung berfungsi sebagai pemompa yang efisien, otot-otot jantung, rongga atas dan rongga bawah mesti berkontraksi secara berubahan. Laju denyut-denyut jantung atau kerja pompa ini dikendalikan secara alami oleh suatu "pengatur irama". Ini tersusun dari sekelompok secara khusus, disebut nodus sinotrialis, yang terletak di dalam dinding serambi kanan.

Sebuah impuls listrik yang ditransmisikan dari nodus sinotrialis ke kedua serambi membikin keduanya berkontraksi secara sekalian. Arus listrik ini selanjutnya diteruskan ke dinding-dinding bilik, yang pada gilirannya membikin bilik-bilik berkontraksi secara sekalian. Periode kontraksi ini disebut systole. Selanjutnya periode ini diikuti dengan satu periode relaksasi pendek - kira-kira 0,4 detik - yang disebut diastole, sebelum impuls berikutnya tiba. Nodus sinotrialus menghasilkan antara 60 hingga 72 impuls seperti ini setiap menit saat jantung sedang santai. Produksi impuls-impuls ini juga dikendalikan oleh suatu bagian sistem syaraf yang disebut sistem syaraf otonom, yang bekerja diluar kemauan kita. Sistem listrik built-in inilah yang menghasilkan kontraksi-kontraksi otot jantung beirama yang disebut denyut jantung.
 rongga organ berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah oleh kontraksi berirama yang Penyakit Jantung

Pada saat berdenyut, setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah (disebut diastol). Selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah keluar dari ruang jantung (disebut sistol). Kedua serambi mengendur dan berkontraksi secara serempak, dan kedua bilik juga mengendur dan berkontraksi secara serempak.

Darah yang kehabisan oksigen dan mengandung banyak karbondioksida (darah kotor) dari semua tubuh mengalir melalui dua vena berbesar (vena kava) menuju ke dalam ventrikel kanan. Setelah atrium kanan terisi darah, dia akan mendorong darah ke dalam ventrikel kanan.

Darah dari ventrikel kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis, menuju ke paru-paru. Darah akan mengalir melalui pembuluh yang sangatlah kecil (kapiler) yang mengelilingi kantong udara di paru-paru, terserapi oksigen dan melepaskan karbondioksida selanjutnya dialirkan.

Darah yang kaya akan oksigen mengalir di dalam vena pulmonalis menuju ke atrium kiri. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut peredaran pulmoner.

Darah dalam atrium kiri akan didorong menuju ventrikel kiri, yang selanjutnya akan memompa darah bersih ini merasakan katup aorta masuk ke dalam aorta (arteri paling besar dalam tubuh). Darah kaya oksigen ini disediakan untuk semua tubuh, kecuali paru-paru.

Penyakit Jantung

Penyakit jantung ialah satu keadaan yang mengakibatkan Jantung tak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Hal-hal tersebut antara lain:

Otot jantung yang lemah. Ini ialah kelainan bawaan semenjak lahir. Otot jantung yang lemah membikin penderita tak dapat melaksanakan aktivitas yang berkelebihan, karena pemaksaan kinerja jantung yang berkelebihan akan memunculkan rasa sakit di bagian dada, dan kadangkala dapat mengakibatkan tubuh menjadi nampak kebiru-biruan. Penderita lemah otot jantung ini gampang pingsan.

Adanya celah antara serambi kanan dan serambi kiri, oleh karena tak sempurnanya pembentukan lapisan yang memisahkan antara kedua serambi saat penderita masihlah di dalam kandungan. Hal ini mengakibatkan darah bersih dan darah kotor tergabung. Penyakit ini juga membikin penderita tak dapat melaksanakan aktivitas yang berat, karena aktivitas yang berat hampir dapat dipastiikan akan membikin tubuh penderita menjadi biru dan sesak nafas, walaupun tak mengakibatkan rasa sakit di dada. Ada pula variasi dari penyakit ini, yakni penderitanya betul-betul cuma mempunyai satu buah serambi.

Gejala Penyakit Jantung

Gejala-gejala ini untuk setiap orang biasa tidaklah sama. Sebuah serangan jantung mungkin dimulai dengan rasa sakit yang tak jelas, rasa tak menggembirakan yang samar, atau rasa sesak dibagian tengah dada. Kadang, satu serangan jantung cuma memunculkan rasa tak menggembirakan yang ringan sekali sehingga seringkali disalahartikan sebagai masalah pencernaan, atau bahkan lepas dari perhatian sama sekali. Dalam hal ini, satu-satunya cara yang memungkinkan terdeteksinya satu serangan jantung ialah saat mesti menjalani pemeriksaan ECG untuk alasan lain yang mungkin tak menyangkut. Dipihak lain, serangan jantung mungkin mengtibakan rasa nyeri paling buruk yang pernah dirasakan - rasa sesak yang luar biasa atau rasa terjepit pada dada, tenggorokan atau perut. Bisa juga mengucurkan keringat panas atau dingin, kaki terasa sakit sekali dan rasa ketakutan bahwasanya ajal sudah mendekat. Juga mungkin merasa lebih menggembirakan bila duduk dibanding bila rebahan dan mungkin nafas begitu sesak sehingga tak bisa santai. Rasa mual dan pusing bahkan sampai muntah, bahkan yang lebih para yakni saat sampai kolaps dan pingsan.

Ada sejumlah gejala yang lebih spesifik, antara lain:
  1. Nyeri. Jika otot tak mendapatkan cukup darah (suatu keadaan yang disebut iskemi), maka oksigen yang tak memadai dan hasil metabolisme yang berkelebihan mengakibatkan kram atau kejang. Angina ialah feeling sesak di dada atau feeling dada diremas-remas, yang muncul jikalau otot jantung tak mendapatkan darah yang cukup. Jenis dan beratnya nyeri atau ketakmenggembirakanan ini bervariasi pada setiap orang. Beberapa orang yang merasakan kekurangan aliran darah bisa tak merasakan nyeri sama sekali (suatu keadaan yang disebut silent ischemia).
  2. Sesak napas ialah gejala yang biasa ditemukan pada gagal jantung. Sesak ialah akibat dari masuknya cairan ke dalam rongga udara di paru-paru (kongesti pulmoner atau edema pulmoner).
  3. Kelelahan atau kepenatan. Jika jantung tak efektif memompa, maka aliran darah ke otot selama melaksanakan aktivitas akan berkurang, mengakibatkan penderita merasa lemah dan lelah. Gejala ini seringkalikali bersifat ringan. Untuk menanganinya, penderita biasanya mengurangi aktivitasnya secara berangsur-angsur atau mengira gejala ini sebagai bagian dari penuaan.
  4. Palpitasi (jantung berdebar-debar).
  5. Pusing & pingsan. Penurunan aliran darah karena denyut atau irama jantung yang abnormal atau karena kapasitas memompa yang buruk, bisa mengakibatkan pusing dan pingsan.

Serangan Jantung

Serangan jantung (bahasa Inggris: Myocardial infarction, acute myocardial infarction, MI, AMI) ialah terhentinya aliran darah, walaupunpun cuma sesaat, yang menuju ke jantung, dan mengakibatkan sebahagian sel jantung menjadi mati.

Serangan jantung ialah satu keadaan yang mengakibatkan jantung sama sekali tak berfungsi. Kondisi ini biasanya berlangsung mendadak, dan seringkali disebut gagal jantung. Penyebab gagal jantung bervariasi, namun pemicu utamanya biasanya ialah terhambatnya suplai darah ke otot-otot jantung, oleh karena pembuluh-pembuluh darah yang biasanya mengalirkan darah ke otot-otot jantung tersebut tertutup atau mengeras, entah oleh karena lemak dan kolesterol, ataupun oleh karena senyawa-senyawa kimia seperti pemakaian obat yang berkelebihan yang mengandung Phenol Propano Alanin (ppa) yang banyak ditemui dalam obat-obat seperti Decolgen, dan nikotin.

Belakangan ini juga seringkali ditemukan gagal jantung mendadak saat seseorang sedang beraktivitas, seperti yang menyerang sejumlah atlet-atlet sepak bola ternama di dunia di tengah lapangan sepak bola[1]. Biasanya hal itu diakibatkan oleh pemaksaan aktivitas jantung yang melebihi ambang batas, atau kurangnya pemanasan sebelum melaksanakan olah raga.

Makanan juga menjadi pemicu utama berlangsungnya serangan jantung, terutama sekali junk food. Para penelti dari McMaster University, Kanada, mendapatkat hasil bahwasanya orang yang banyak mengkonsumsi makanan yang digoreng, cemilan bergaram, dan daging mempunyai resiko serangan jantung lebih dari 35 persen lebih besar diperbandingkan dengan orang yang mengkonsumsi sedikit atau tak mengkonsumsinya.

Penanggulangan Penyakit Jantung

Tidak ada penanggulangan yang lebih baik untuk mengantisipasi penyakit dan serangan jantung, di samping gaya hidup sehat (seperti seringkali bangun lebih pagi, tak seringkali tidur terlalu larut malam, dan mengelaki rokok dan minuman beralkohol), pola makanan yang sehat (memperbanyak makan makanan berserat dan bersayur, serta tak terlalu banyak makan makanan berlemak dan berkolesterol tinggi), dan olah raga yang teratur dan tak berkelebihan. Namun, ada sejumlah senyawa yang dipercayai sanggup mengecilkan atau memperbesar resiko penyakit dan serangan jantung, di antara lain:
  1. Beberapa peneliti mengatakankan bahwasanya senyawa allicin di dalam bawang putih rupanya dapat menolong menjaga kesehatan jantung. Penelitian tersebut menunjukan bahwasanya oleh manfaat senyawa allicin, ketegangan pembuluh darah berkurang 72%[3]. Namun sejumlah peneliti lain ada juga yang mengatakan bahwasanya tak ada hubungan antara bawang putih dengan kesehatan jantung. Dalam studi yang dilaksanakan pada 90 perokok berbadan gemuk, para peneliti Eropa mendasari pati pati bahwasanya tambahan bubuk bawang putih selama 3 bulan tak menggambarkan perubahan dalam kadar kolesterol mereka atau sejumlah tanda lain resiko penyakit jantung.
  2. Studi membuktikan bahwasanya mengurangi merokok tak mengurangi resiko penyakit jantung. Untuk betul-betul mengurangi resiko penyakit jantung, seseorang mesti betul-betul berhenti merokok.
  3. Penemuan yang diterbitkan dalam Journal of the American College of Cardiology mengungkapkan konsumsi suplemen Vitamin C dapat mengurangi resiko penyakit jantung.
  4. Penelitian menunjukan, mengurangi konsumsi garam dapat mengurangi resiko penyakit jantung. Konsumsi garam dapat menambah tekanan darah. Pada eksperimen diet rendah garam menunjukan resiko penyakit jantung hingga 25% dan resiko serangan jantung hingga 20%
  5. Konsumsi makanan-makanan yang dapat menjaga kesehatan jantung seperti Salmon, Tomat, Minyak Zaitun, Gandum, Almond, dan Apel.

Diagnosis Penyakit Jantung

Berdasarkan gejala-gejala yang dirasakan, seorang dokter dapat membikin perkiraan yang nalar perihal apa gejala-gejala itu mengisyaratkan serangan jantung atau tak. Kecurigaannya mungkin diperkuat oleh penampilan si penderita, tingkat tekanan darah dan bunyi detak jantung. Dokter mungkin akan mengirimnya ke pemeriksaan ECG dan uji darah, tetapi bila masihlah merasakan nyeri, dokter barangkali akan memberi suntikan penghilangrasa nyeri sebelum pemeriksaan itu. Ini karena nyeri yang menakutkan dapat membawa ke jurang yang lebih dalam, yang bisa mengakibatkan gejala jantung. Nyeri itu juga dapat memunculkan dampak psikologis jangka panjang. ECG pertama kali mungkin tak menunjukan tanda-tanda serangan jantung dan mungkin pemeriksaan itu mesti diulang.

Kadang-kadang uji yang kedua pun masihlah tak menunjukan perubahan, dan selama hal ini, diagnosis akan bergantung pada pemeriksaan darah. Jantung, seperti semua sel tubuh lain, mengandung bahan-bahan kimia khusus yang disebut enzim. Ketika sel-sel jantung merasakan kerusakan, enzim-enzim yang dilepaskan beredar bersama aliran darah. Setelah satu serangan jantung, kadar sebahagian enzim ini langsung naik, tetapi selanjutnya enzim-enzim tersebut lekas mengurai dan karena itu tak terdeteksi lagi sesudah sehari atau dua hari; ada enzim yang baru dilepaskan sejumlah jam atau bebera hari selanjutnya tetap tinggal dalam darah selama sejumlah hari atau bahkan sejumlah minggu.

10 anggapan yang salah perihal penyakit jantung

  1. Penyakit jantung cuma berlangsung pada orang gemuk saja
  2. Penyakit jantung tak bisa pada anak atau orang muda
  3. Wanita merdeka dari penyakit jantung
  4. Penyakit jantung cuma satu macam
  5. Jantungnya sehat, tak mungkin bisa sakit jantung
  6. Tidak ada hubungan dengan serangan stroke
  7. Penyakit jantung ialah penyakit keturunan
  8. Penyakit jantung tak dapat dicegah
  9. Terkena penyakit jantung sebab seringkali dikagetkan
  10. Penyakit jantung muncul sebab seringkali mengkonsumsi menu jantung pisang

Semoga Ringkasan dari (wikipedia.org) Artikel Kesehatan - Sekilas Penyakit Jantung ini dapat berguna

0 Response to "Penyakit Jantung"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel