Kanker Payudara, Pencegahan Awal dan Pengobatan Lanjut


Kanker Payudara, Pencegahan Awal dan Pengobatan lanjut  <<>>  Kanker payudara ialah salah satu jenis kanker yang ditakuti oleh perempuan. Kanker payudara ialah kanker pada jaringan payudara, kanker payudara dapat disembuhkan jikalau terdeteksi secara dini. Sel kanker payudara yang pertama kali dapat tumbuh menjadi tumor segede 1 cm pada waktu 8-12 tahun. Sel kanker tersebut diam pada kelenjar payudara. Sel-sel kanker payudara ini dapat menyebar melalui aliran darah ke semua tubuh. Kapan penyebaran itu berlangsung, kita tak tahu. Sel kanker payudara dapat bersembunyi di dalam tubuh kita selama bertahun-tahun tanpa kita ketahui, dan mendadak aktif menjadi tumor ganas atau kanker. Oh iya kawan-kawan, di bawah ini ialah perkembangan kanker payudara  :

Stadium I (stadium dini)

Besarnya tumor tak lebih dari 2 - 2,25 cm, dan tak terkandung penyebaran (metastase) pada kelenjar getah bening ketiak. Pada stadium I ini, berkemungkinan penyembuhan secara sempurna ialah 70 %. Untuk memeriksa ada atau tak metastase ke bagian tubuh yang lain, mesti diperiksa di laboratorium.

Stadium II

Tumor sudah lebih besar dari 2,25 cm dan sudah berlangsung metastase pada kelenjar getah bening di ketiak. Pada stadium ini, berkemungkinan untuk sembuh cuma 30 - 40 % terkait dari luasnya penyebaran sel kanker. Pada stadium I dan II biasanya dilaksanakan operasi untuk mengangkat sel-sel kanker yang ada pada semua bagian penyebaran, dan sesudah operasi dilaksanakan penyinaran untuk memastikan tak ada lagi sel-sel kanker yang tertinggal.

Stadium III

Tumor sudah cukup besar, sel kanker telah menyebar ke semua tubuh, dan berkemungkinan untuk sembuh tinggal sedikit. Pengobatan payudara sudah tak ada artinya lagi. Biasanya pengobatan cuma dilaksanakan penyinaran dan chemotherapie (pemberian obat yang dapat membunuh sel kanker). Kadang-kadang juga dilaksanakan operasi untuk mengangkat bagian payudara yang sudah parah. Usaha ini cuma untuk menghambat proses perkembangan sel kanker dalam tubuh serta untuk memperingan penderitaan penderita setertinggi mungkin.

 

Pencegahan awal

Perlu untuk diketahui, bahwasanya 9 di antara 10 wanita mendapatkat adanya benjolan di payudaranya. Untuk pencegahan awal, dapat dilaksanakan sendiri. Sebaiknya pengecekan dilaksanakan sesudah selesai masa menstruasi. Sebelum menstruasi, payudara agak membengkak sehingga mempersulit pengecekan. Tekhnik pengecekan ialah sebagai berikut :

    * Berdirilah di depan cermin dan perhatikanlah apa ada kelainan pada payudara. Biasanya kedua payudara tak sama, putingnya juga tak terletak pada ketinggian yang sama. Perhatikan apa terkandung keriput, lekukan, atau puting susu tertarik ke dalam. Bila terkandung kelainan itu atau keluar cairan atau darah dari puting susu, segeralah pergi ke dokter.

    * Letakkan kedua lengan di atas kepala dan perhatikanlah kembali kedua payudara.

    * Bungkukkan badan hingga payudara terkait ke bawah, dan periksa lagi.

    * Berbaringlah di tempat tidur dan letakkan tangan kiri di belakang kepala, dan satu bantal di bawah bahu kiri. Rabalah payudara kiri dengan telapak jari-jari kanan. Periksalah apa ada benjolan pada payudara. selanjutnya periksa juga apa ada benjolan atau pembengkakan pada ketiak kiri.

    * Periksa dan rabalah puting susu dan sekitarnya. Pada umumnya kelenjar susu bila diraba dengan telapak jari-jari tangan akan terasa kenyal dan gampang digerakkan. Bila ada tumor, maka akan terasa keras dan tak dapat digerakkan (tak dapat dipindahkan dari tempatnya). Bila terasa ada satu benjolan segede 1 cm atau lebih, segeralah pergi ke dokter. Makin dini penanggulangan, semakin besar berkemungkinan untuk sembuh secara sempurna

    * Lakukan hal yang sama untuk payudara dan ketiak kanan.


Pengobatan lanjut

Bila ditemukan adanya benjolan, biasanya dokter akan menyarankan untuk dilaksanakan pengecekan mammografie. Mammografie ialah pengecekan payudara dengan alat rontgen dan ialah suatu cara pengecekan yang sederhana, tak sakit, dan cuma melahap waktu 5 - 10 menit saja. Saat paling baik untuk menjalani pengecekan mammografie ialah seminggu sesudah selesai menstruasi. Tekhniknya ialah meletakkan payudara secara berubahan antara 2 lembar alas, selanjutnya dibikin foto rontgen dari atas ke bawah, selanjutnya dari kiri ke kanan. Hasil foto ini akan diperiksa oleh dokter ahli radiologi. Sebuah benjolan segede 0,25 cm sudah dapat terlihat pada mammogram.

Tekhnik lainnya ialah dengan operasi kecil untuk mengambil contoh jaringan (biopsi) dari benjolan itu, selanjutnya diperiksa di bawah mikroskop laboratorium patologi anatomi. Bila diketahui dan dipastiikan bahwasanya benjolan itu ialah kanker, maka payudara mesti diangkat semuanya untuk mengelaki penyebaran ke bagian tubuh yang lain.

Siapa yang mesti menjalani pengecekan mammografie ?

    * Wanita yang berumur lebih dari 50 tahun.

    * Wanita yang mempunyai ibu atau saudara perempuan yang pernah menderita kanker payudara.

    * Wanita yang pernah menjalani pengangkatan salah satu payudaranya. Wanita dalam golongan ini mesti terletak dalam pengawasan yang ketat.

    * Wanita yang belum pernah melahirkan anak. Ternyata pada golongan ini seringkali

 
  
Hal yang paling di perhatikanlah masalah kanker payudara menurut kita ialah pencegahan awal. Semakin dini kanker payudara diketahui maka semakin besar pula gampang di obati. Setelah kanker payudara terdeteksi, ada banyak penyembuhan yang bisa dilaksanakan sesuai dengan stadium kanker yang dirasakan. Ada banyak jenis pengobatan kanker payudara, contohnya lumpektomi (operasi pemotongan benjolan pada payudara), mastektomi (mengangkat payudara semuanya), kemoterapi, terapi radiasi, dan pengobatan hormonal. Semoga postingan ini yang berjudul Kanker Payudara, Pencegahan Awal dan Pengobatan lanjut berguna bagi kamu dalam hal menambah pengetahuan. Terima kasih telah mengunjungi blog ini.

0 Response to "Kanker Payudara, Pencegahan Awal dan Pengobatan Lanjut"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel