Penyakit Aids dan Gejala-gejalanya


Aids, tentu saja kata itu seringkali kita dengar, entah apa itu di media elektronik atau pun media cetak. Penyakit Aids sangatlah populer disemua dunia, dan penyakit tersebut sangatlah ditakuti oleh manusia, tentu saja saja karena penyakit  tersebut sampai sekarang belum ada obat yang bisa menyembuhkan. Kata Aids sebenarnya ialah satu singkatan, yakni Acquired Immunodeficiency Syndrome. AIDS dihasilkan dari infeksi melalui virus yang disebut HIV, yang ialah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus inilah yang menginfeksi sel-sel penting dalam tubuh manusia yang disebut Sel T pembantu CD4 positif (CD4 +). Sel-sel CD4+ ini ialah bagian dari sistem kekebalan tubuh yang melawan infeksi dan berbagai macam macam kanker.  Jadi penyakit Aids disebebkan oleh virus yang disebut HIV. Menjadi positif HIV atau mempunyai penyakit HIV, itu tak sama dengan mempunyai AIDS. Banyak orang yang positif HIV tetapi tak mendapatkan sakit selama bertahun-tahun. Sebagai penyakit HIV berkelanjutan, pelahan-lahan melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Setiap penyakit tentu saja ada gejala-gejalanya, nah gejala yang terlihat pada penderita penyakit AIDS di antaranya yakni :

    • Saluran pernafasan. Penderita merasakan nafas pendek, henti nafas sesaat,batuk, nyeri dada dan demam seprti terserang infeksi virus lainnya (Pneumonia).Tidak jarang diagnosa pada stadium awal penyakit HIV AIDS diduga sebagai TBC.
    • Saluran Pencernaan. Penderita penyakit AIDS menampakkan tanda dan gejalaseperti hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, kerap merasakan penyakit jamurpada rongga mulut dan kerongkongan, serta merasakan diarhea yang kronik.
    • Berat badan tubuh. Penderita merasakan hal yang disebut juga wasting syndrome,yakni kehilangan berat badan tubuh hingga 10% di bawah normal karena masalah padasistem protein dan energy di dalam tubuh seperti yang dikenal sebagai Malnutrisitermasuk juga karena masalah absorbsi/peresapan makanan pada sistem pencernaanyang mengakibatkan diarhea kronik, keadaan letih dan lemah kurang bertenaga.
    • System Persyarafan. Terjadinya masalah pada persyarafan central yangmengakibatkan kurang ingatan, sakit kepala, susah berfokus, seringkali terlihatkebingungan dan respon anggota gerak melambat. Pada sistem persyarafan ujung(Peripheral) akan memunculkan nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki,reflek tendon yang kurang, selalu merasakan tensi darah rendah dan Impoten.
    • System Integument (Jaringan kulit). Penderita merasakan serangan virus cacarair (herpes simplex) atau carar api (herpes zoster) dan berbagai macam macam penyakitkulit yang memunculkan rasa nyeri pada jaringan kulit. Lainnya ialah merasakaninfeksi jaringan rambut pada kulit (Folliculities), kulit kering berbercak (kulitlapisan luar retak-retak) serta Eczema atau psoriasis.
    • Saluran kemih dan Reproduksi pada wanita. Penderita seringkalikali merasakanpenyakit jamur pada vagina, hal ini sebagai tanda awal terjangkit virus HIV. Lukapada saluran kemih, menderita penyakit syphillis dan diperbandingkan Pria maka wanitalebih banyak jumlahnya yang menderita penyakit cacar. Lainnya ialah penderitaAIDS wanita banyak yang merasakan peradangan rongga (tulang) pelvic dikenalsebagai istilah pelvic inflammatory disease (PID) dan merasakan masa haid yang  tak  teratur (abnormal).
 Jika kita renungkan, sungguh lah berbahaya penyakit ini, tentu saja slogan  “mengantisipasi lebih baik daripada menyembuhkan” sangatlah berarti kita terapkan, untuk penyakit Aids ada sejumlah hal-hal penyakit Aids yang diakibatkan oleh Virus HIV tersebut dapat menular ke orang lain. Penularannya penyakit Aids dapat berlangsung karena :  
  • Hubungan seks bebas baik itu heteroseksual maupun homoseksual . Di Amerika kasus Aids  lewat Seks, lebih beresiko   menyerang komunitas  homo seksual.
  • Jarum suntik ( medis & Narkoba ) dan jarum penusuk ( tato, tindik & cukur ),
  • Transfusi darah.
  • Transfusi darah dari ODHA ( orang dengan hiv/aids),
  • Ibu ODHA ke anak yang dikandungnya.
Kalau kita sudah mengetahui cara penularan penyakit Aids, tentu saja saja langkah yang paling aman ialah kita berusaha untuk menjauhi hal-hal dominan yang paling beresiko penularan penyakit Aids ialah tak melaksanakan hubungan seks bebas baik itu heteroseksual maupun homoseksual dan jarum suntik yang biasanya dipergunakan untuk pesta narkoba.

0 Response to "Penyakit Aids dan Gejala-gejalanya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel